HIKMAH RAMADHAN

Riau17 Dilihat

Oleh :

Dr. Supardi, SH., MH., Als. Raden Mahmud Sirnadirasa.

Bulan suci Ramadhan menjadi bulan yang paling dinanti dan dirindukan oleh umat muslim di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia.

Keberkahan yang hanya ada di dalam bulan suci tersebut menjadikan umat Islam merasakan nikmatnya menjalani ibadah. Pada bulan Ramadhan umat islam dianjurkan untuk meningkatkan amal-amal sholeh baik sunnah maupun wajib karena pahala beramal pada bulan Ramadhan akan dilipatgandakan daripada bulan-bulan lainnya.

Ada beberapa keutamaan yang dimiliki bulan suci Ramadhan diantaranya :

1. Bulan Diturunkannya Alquran
Bulan Ramadhan adalah bulan Alquran atau syahrul Quran. Diturunkannya Alquran pada bulan ini menjadi bukti nyata atas kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadan.

Allah SWT berfirman,”Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Alquran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan petunjuk tersebut dan pembeda (antara yang benar dan yang batil)”. (QS. Al-Baqarah: 185).

2. Bulan Penuh Keberkahan

Bulan Ramadhan kerap disebut dengan bulan syahrun mubarak. Hal ini berdasarkan pada dalil hadits Nabi Rasulullah SAW yang memiliki arti, “Sungguh telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah.

Pada bulan ini diwajibkan puasa kepada kalian.” (HR. Agmad, AnNasaI dan Al-Baihaqi). Dan juga bahwa setiap ibadah yang dilakukan di bulan Ramadhan ini, maka Allah akan melipatgandakan pahalanya. Selain itu di dalam bulan dalam menuai pahala, melainkan banyak keberkahan lainnya.

3. Bulan Penuh Pengampunan
Bulan Ramadhan merupakan sebuah momen yang paling baik untuk penghapusan dosa-dosa atau bertaubat. Nabi SAW bersabda yang artinya:”Salat lima waktu, Jumat ke Jumat dan Ramadhan ke Ramadan menghapuskan dosa-dosa di antara masa-masa itu selama dosadosa besar dijauhi.” (HR. Muslim) Dengan berpuasa pada bulan Ramadhan ini, maka bisa menghapus dosa-dosa yang telah kita lakukan. sesuai dengan hadis Nabi SAW yang artinya:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari dan Muslim).

Selain itu, shalat tarawih yang dikerjakan pada setiap malam di bulan Ramadan juga dapat menghapus dosa-dosa yang telah lalu. Sebagaimana hadis Nabi SAW yang artinya: Barangsiapa yang berpuasa yang melakukan salat malam pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Dibukanya Pintu Surga dan Ditutupnya Pintu Neraka.pintu-pintu surga terbuka dan pintu-pintu neraka tertutup serta setan-setan diikat, Allah SWT telah memberi kesempatan kepada hamba-Nya untuk masuk surga dengan ibadah dan amal shalih yang telah diperbuat pada bulan Ramadhan.

5. Pahala Dilipatgandakan pada Bulan Ramadhan.

Amalan-amalan pada bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT, sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang artinya: “Pahala umrah pada bulan Ramadhan menyamai pahala ibadah haji.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Sedangkan keutamaan bulan Ramadhan dalam riwayat yang lain juga disebutkan, pahala umrah pada bulan Ramadan menyamai pahala ibadah haji bersamaku (Nabi).

Dalam riwayat lain juga disebutkan, Ibnu Rajab Rahimahullah berkata, Abu Bakr bin Abi Maryam mengatakan bahwa banyak gurugurunya yang berkata, “Apabila telah tiba bulan Ramadhan, maka perbanyaklah berinfaq, karena infaq di bulan Ramadan dilipatgandakan bagaikan infaq di jalan Allah, dan tasbih di bulan Ramadhan lebih utama daripada tasbih di bulan yang lain.”

6. Adanya Malam Lailatul Qadar
Di bulan Ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar (malam kemuliaan). Pada malam inilah yaitu 10 hari terakhir di bulan Ramadan adalah saat diturunkannya Alquranul Karim, dikatakan pada malam itu lebih baik dari seribu bulan, bila kitab beramal sholeh pada malam itu maka pahalanya seperti beramal selama seribu bulan.

7. Bulan Ramadhan Bagian dari Rukun Islam Allah SWT telah menjadikan puasa yang dilakukan pada bulan Ramadhan sebagai rukun yang keempat dari rukun Islam. Hal ini tertulis dalam ayat al-Quran surat Al-Baqarah ayat 185: “Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan petunjuk tersebut dan pembeda (antara yang benar dan yang bathil). Karena itu, barang siapa di antara mereka yang menyaksikan (berada) di bulan itu, maka berpuasalah.”

Dalam hadis juga telah disebutkan, Ibnu Umar meriwayatkan bahwa Nabi SAW, bersabda:
– Islam dibangun atas lima (rukun) yaitu Bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusanNya.
– Mendirikan salat.
– menunaikan zakat.
– Berpuasa di bulan Ramadhan dan
– Menunaikan Haji ke Baitullah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

8. Doa di Bulan Ramadhan Mustajabah
Do’a yang dipanjatkan pada saat bulan Ramadhan lebih mustajabah. Hal ini sesuai hadis Rasulullah SAW yang artinya:

“Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa maka pasti dikabulkan.” (HR. al-Bazaar, dari Jabir bin Abdillah).

Al-Haitsami dalam Majma Az- Zawaid mengatakan bahwa perawi hadis ini tsiqah (terpercaya). Selain itu juga dipertegas dalam hadis lain. Rasulullah SAW, bersabda yang artinya:”Tiga orang yang doanya tidak ditolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terdzolimi.” (HR. at Tirmidzi).

9. Puasa Bulan Ramadhan Pahalanya Senilai Puasa 10 Bulan. Abu Ayub Al-Anshary meriwayatkan hadist Rasulullah SAW, yang artinya: “Barangsiapa yang berpuasa (pada bulan Ramadhan) kemudian diikuti puasa enam hari pada bulan Syawal, maka hal itu sama seperti puasa setahun.” (HR. Muslim).
Selain itu, juga ditegaskan dalam hadis Nabi yang lain. Imam Ahmad meriwayatkan, Nabi SAW bersabda: “Siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan, maka satu bulan sama seperti sepuluh bulan.

Dan siapa yang berpuasa setelah itu, berpuasa selama enam hari sesudah Id (Syawal), hal itu sama nilainya dengan puasa sempurna satu tahun.” (HR. Ahmad). Pekanbaru, Kamis (23 Maret 2023)