Dukung Swasembada Pangan Nasional, Polsek Tambusai Utara Turun Ke Ladang, Kawal Jagung 100 Hari Di Desa Mahato KM 37

Sejagatnews.com (Rohul) Tambusai Utara– Komitmen Dukung Swasembada Pangan, Polsek Tambusai Utara kembali turun langsung ke lahan pertanian warga. Kali ini giliran tanaman jagung hibrida di Desa Mahato KM 37 yang dicek perkembangannya, Selasa (19/5/2026) pukul 10.00 WIB.

Bhabinkamtibmas Desa Mahato Aipda Ibrahim Deflindo bersama Bripka Dedy Pratama menyambangi kebun milik tokmas Pak Gino. Bersama Pak Gino dari Kelompok Kurnia Indah, mereka meninjau kondisi tanaman sekaligus mendengar kendala yang dihadapi petani di lapangan.

Hasil pantauan, jagung hibrida yang ditanam sejak 17 Januari 2026 kini sudah berumur 100 hari dengan tinggi rata-rata 150 cm. Namun pertumbuhannya belum maksimal. Musim kemarau di awal tanam dan kondisi tanah yang kurang subur jadi penyebab utamanya.

Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra SIK, SH, M.Si melalui Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., MH menegaskan, keterlibatan Polri di sektor pertanian adalah bentuk dukungan nyata pada program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya jelas: wujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan nasional agar rakyat dapat akses pangan cukup dan sehat.

“Polri tidak hanya jaga keamanan. Kami hadir sebagai mitra masyarakat untuk dorong keberhasilan program strategis pemerintah, termasuk swasembada pangan. Dengan turun langsung, kami tahu kondisi riil petani dan bisa bantu cari solusi yang tepat dan berkelanjutan,” ujar AKP Heri Yuliardi melalui arahan Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si.

Di lapangan, Bhabinkamtibmas langsung berdialog dengan Pak Gino untuk merumuskan langkah perbaikan agar hasil panen ke depan bisa lebih optimal.

Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K, SIK, MH menambahkan, kehadiran polisi di tengah masyarakat juga bertujuan memperkuat kepercayaan publik, menjaga kamtibmas tetap kondusif, dan mempererat sinergi antara aparat, pemerintah desa, dan warga.

“Lewat peran aktif Polsek yang bersinergi dengan desa dan masyarakat, upaya swasembada pangan diharapkan berjalan lebih optimal. Manfaatnya pelan-pelan bisa dirasakan warga,” tutupnya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.*(Diki Andi)

Sumber: perspektifindonesia. com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *