Plafon Bolong, Lumut Hijau, Kontak Diblokir, Misteri BOS Diduga Rp414 Juta Di SDN 025 Tambusai Utara Dipertanyakan

Sejagatnews.com (Rohul) Tambusai Utara– Anak-anak SDN 025 Tambusai Utara masih dipaksa belajar di bawah plafon lapuk, menjuntai, dan ditumbuhi lumut serta rerumputan liar. Ironisnya, kondisi memprihatinkan ini terjadi di tengah kucuran Dana BOS Sarana dan Prasarana Sarpras yang tembus Rp92.395.800 selama 2024-2025.

Pantauan awak media dilapangan Selasa, (16/6/2026), bangunan SD yang seharusnya jadi rumah kedua siswa itu justru menyerupai gedung telantar. Plafon kelas bolong, papan triplek rapuh, dan rumput tumbuh subur di sudut ruangan. Atap seng pun terlihat jelas dari bawah.

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SDN 025 Tambusai Utara berdalih pemeliharaan dilakukan bertahap. “Pengecatan sudah 2024. Meja kursi 2025. Untuk plafon, bahan sudah dipesan tapi belum datang. Anggaran ada batasannya, persennya. Bangunan memang layak rehab, sudah sering diajukan,” kilahnya, sambil melempar bola ke Dinas Pendidikan.

Dalih “tunggu anggaran” itu langsung terpatahkan data. Total Dana BOS yang masuk ke SDN 025 Tambusai Utara 2024-2025 mencapai Rp414 juta lebih. Khusus Sarpras saja hampir Rp100 juta.

Pertanyaannya, Dengan anggaran Sarpras mendekati Rp100 juta, logiskah plafon dibiarkan membusuk dan berumput? Ke mana larinya uang negara untuk keamanan anak didik?

Kecurigaan publik makin kuat setelah Kepsek memilih “menghilang”. Alih-alih buka data transparan, nomor kontak dan komunikasi awak media justru diblokir sepihak. Sang Kepsek mendadak nonaktif.

Sikap represif ini menampar semangat Keterbukaan Informasi Publik KIP. Alih-alih klarifikasi, yang ada justru kesan ada yang disembunyikan dalam pengelolaan uang negara di SDN 025 Tambusai Utara.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan Rokan Hulu belum memberi keterangan resmi. Warga dan wali murid mendesak audit total penggunaan dana BOS di sekolah tersebut. Sebelum plafon benar-benar ambruk dan menelan korban.(Tim)

Sumber:Tempo86.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *