SejagatNews.com (Riau) Pekanbaru– PTPN IV PalmCo Regional III, melalui entitasnya di Provinsi Riau, PTPN IV Regional III kembali mencatatkan capaian positif dalam program peremajaan kebun sawit. Region Head (RH) PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso, membuktikan tak perlu menunggu 4 Tahun, program peremajaan kebun sawit bisa panen lebih cepat dan hasil lebih tinggi.
Panen perdana dilakukan di Kebun Sei Siasam, Kabupaten Rokan Hulu, awal pekan ini. Sawit hasil replanting berusia 2,5 tahun atau TBM-3 sudah menghasilkan.
Pada areal 597,89 hektare di Afdeling 1 dan 2 Kebun Sei Siasam, produktivitas mencapai 7,83 ton TBS per hektare.
Angka ini hampir 2 kali lipat dari rata-rata nasional untuk umur yang sama yang hanya 3-4 ton per hektare.
“Capaian ini hampir dua kali lipat dibandingkan rerata nasional untuk usia tanam serupa yang hanya sekitar 3–4 ton per hektare,” ujar Bambang Budi Santoso saat memimpin panen.
“Ini Hasil Disiplin dan Teknologi”
Menurut PTPN IV Regional III tersebut, capaian ini adalah hasil dari budidaya tepat, disiplin pengelolaan kebun, dan pemanfaatan teknologi.
“Dari 2.032 hektare kebun sawit yang diremajakan secara serentak, sekitar 597 hektare berada di Sei Siasam. Hasilnya sangat memuaskan, mencapai 7,83 ton per hektar. Selanjutnya kita tantang bisa menembus 8 ton,” katanya.
Program replanting seluas 2.032,76 hektare ini juga serentak dilakukan di kebun lain,
Kebun Air Molek II, Inhu, 535,59 Ha, produktivitas 8,13 ton/Ha
Kebun Terantam, 329,66 Ha, produktivitas 7,10 ton/Ha
Lubuk Dalam, Sei Buatan, Sei Berlian
Region Head (RH) PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menegaskan, replanting ini bagian dari target besar PTPN IV PalmCo mencapai produktivitas CPO 7 ton/Ha/tahun. Regional III ditunjuk sebagai proyek percontohan.
“Fokus kami bukan hanya pada kuantitas, tetapi juga kualitas. Setiap hektare yang diremajakan harus dikelola dengan disiplin tinggi agar menghasilkan rendemen dan produktivitas maksimal,” tegasnya.
Operation Head Sori Ritonga menyebut program ini juga bagian dari _Sustainable Palm Oil Management_ sesuai ESG, RSPO dan ISPO.
“Menanam kembali artinya kami menanam harapan baru, untuk lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar kebun,” ujarnya.
Saat ini produktivitas CPO PTPN IV Regional III sudah mencatat produktivitas CPO sebesar di angka 5,06 ton per Hektare dan terus bergerak menuju target 7 ton per Hektar, jauh diatas rata-rata produktivitas nasional yang masih berada di kisaran 3 hingga 4 ton per Hektar.*(Diki Andi)
Sumber: Riauaktual.com
