Polsek Rambah Samo Kelola Tanaman Jagung Pipil Jenis Pioner Singa Seluas 2 Hektar Di Desa Marga Mulya, Bukti Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional

SejagatNews.com (Rohul)– Komitmen Polri mendukung program ketahanan pangan nasional kembali dibuktikan Polsek Rambah Samo melalui Bhabinkamtibmas AIPDA Gondo Wahyu Utomo pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil dalam mendukung Program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan Nasional.

Bhabinkamtibmas Polsek Rambah Samo AIPDA Gondo Wahyu Utomo langsung mengelola lahan jagung seluas 2 Hektar di Desa Marga Mulya, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu.

Komitmen tersebut kembali dibuktikan dengan pengecekan langsung perkembangan tanaman jagung pipil di RT 06 RW 02 Dusun Bukit Rindang, Jumat (24/8/2026) pukul 10.00 WIB.

Kegiatan pengecekan dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Aipda Gondo Wahyu Utomo, bersama Kepala Unit Ketahanan Pangan Bapak Sukino dan masyarakat setempat.

Hasilnya cukup menggembirakan. Tanaman jagung jenis Pioner 32 Singa tersebut tumbuh dengan baik. Rata-rata tinggi tanaman sudah mencapai 170 cm dengan usia tanam 77 Hari. Kondisi tanah hitam dan meski tidak ada hujan, tanaman tetap subur.

Kapolsek Rambah Samo IPDA Sarlose Mesra, SH melalui Bhabinkamtibmas AIPDA Gondo Wahyu Utomo menyampaikan, bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian adalah bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

“Kami terus hadir dan menggelorakan semangat swasembada pangan sebagai bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat. Polsek tidak hanya bertugas menjaga kamtibmas, tetapi juga harus menjadi motor penggerak di tengah masyarakat, termasuk membangun ekonomi berbasis pertanian,” ucap IPDA Gondo Wahyu Utomo mewakili Kapolsek Rambah Samo IPDA Sarlose Mesra, SH.

Menurutnya, lahan 2 Hektar ini dikelola langsung oleh Polsek Rambah Samo sebagai percontohan dan bentuk dukungan kepada warga agar lebih semangat memanfaatkan lahan untuk tanaman pangan.

Melalui kegiatan ini, Polsek Rambah Samo berharap dapat semakin memperkuat kemitraan dengan masyarakat dan kelompok tani. Dengan komunikasi yang aktif, berbagai kendala di sektor pertanian diharapkan bisa diselesaikan bersama-sama.

Pantauan di lapangan, kegiatan berjalan aman, lancar dan kondusif dari awal hingga selesai.*(Diki Andi)

 

Sumber: cakrawalanews.media

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *