SejagatNews.com (Rohul) Pasir Pengaraian– Suasana khidmat menyelimuti Masjid At-Taubah di dalam Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Rabu (26/8/2026). Ratusan warga binaan duduk bersila, menyimak dengan tenang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H.
Kegiatan ini bukan sekadar perayaan. Bagi Lapas Pasir Pengaraian, Maulid menjadi salah satu “obat” untuk memperkuat mental dan spiritual warga binaan.
Diunggah dari akun facebook Lembaga Pemasyarakatan Pasirpangaraian, Kalapas Pasir Kelas IIB Pasir Pengaraian Efendi Parlindungan Purba, A.Md. I.P., SH, MH hadir langsung bersama Kasi Binadik dan Giatja Andi Rahman, para petugas, dan seluruh warga binaan muslim. Untuk tausiyah, Lapas menghadirkan Ustadz Ambrizal AB yang mengupas tentang keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW.
“Peringatan Maulid Nabi ini bukan sekadar seremonial tahunan. Ini wujud nyata pembinaan kepribadian bidang spiritual yang kami berikan kepada warga binaan,” tegas Kalapas Efendi Parlindungan Purba, A.Md.I.P., SH, MH.
Lebih lanjut, beliau berharap momentum Maulid bisa menjadi titik balik.
“Kami berharap para warga binaan dapat meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW, memperbanyak introspeksi diri, dan mempertebal keimanan mereka selama menjalani masa pidana,”ujarnya.
Sepanjang ceramah, tidak ada gaduh. Warga binaan terlihat fokus, mencatat, dan sesekali mengangguk. Air mata haru juga terlihat di beberapa sudut masjid saat Ustadz Ambrizal mengingatkan tentang kasih sayang dan kejujuran Rasulullah.
Bagi Kalapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Efendi Parlindungan Purba, pembinaan berbasis agama adalah kunci program reintegrasi sosial.
“Kami berkomitmen membimbing warga binaan agar memiliki fondasi keagamaan yang kuat. Sehingga saat kembali ke masyarakat, mereka hadir dengan karakter yang lebih baik,” tutupnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan salawat. Masjid At-Taubah yang biasanya sepi, hari itu penuh dengan lantunan shalawat dan harapan baru.*(Diki Andi)
