SejagatNewscom (Rohul) Pasir Pengaraian — Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar apel kesiapan dalam rangka tanggap darurat bencana hidrometeorologi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafarudin Poti, SH, MM, di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu. Apel ini dihadiri oleh Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, S.IK, MH, beserta unsur Forkopimda lainnya, para asisten dan staf ahli Bupati, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.
Dilansir dari Mediacenterrohul,
Wakil Bupati Rohul H. Syafarudin Poti, SH MM mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personil dalam pencegahan dan penanggulangan bencana alam. Ia juga menyebutkan bahwa bencana alam merupakan salah satu tantangan global yang dihadapi seluruh negara di dunia.
Berdasarkan laporan United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR) tahun 2025, terdapat 124 juta jiwa yang terdampak bencana alam di setiap tahunnya.
H.Syafarudin Poti, SH MM menjelaskan bahwa Indonesia secara geografis terletak di kawasan cincin api dunia (Pasific ring of fire), sehingga menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di dunia. Berdasarkan data BNPB hingga 19 Oktober 2025, telah terjadi 2.606 bencana alam, termasuk banjir, cuaca ekstrem, karhutla, tanah longsor, gempa bumi, dan erupsi gunung Merapi.
Wabup Rohul H.Syafarudin Poti, SH MM menyampaikan bahwa dampak bencana alam tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerugian ekonomi, tetapi juga meninggalkan trauma psikologi serta mengganggu keberlangsungan kehidupan sosial masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah yang responsif dan berkesinambungan dalam rangka mencegah serta menanggulangi berbagai potensi bencana.
Wabup Rohul Syafaruddin Poti menekankan pentingnya sinergitas dan kolaborasi yang terintegrasi dalam penanggulangan bencana. Ia juga menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan, termasuk deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana, pemberian informasi himbauan kamtibmas, serta kesiapan personil dan sarana prasarana.
Dengan adanya apel kesiapan ini, diharapkan seluruh personil dan stakeholder yang dilibatkan dapat bersinergi secara sigap, cepat, dan tepat demi menjamin terlindungnya keamanan dan keselamatan masyarakat.*(Diki Andi)
