Cegah Penanggulangan DBD, Pemdes Muara Jaya Gencar Lakukan Fogging Keliling, Serta Lakukan Gerakan 3M Plus Sesuai Arahan Kades

SejagatNews.com (Rohul), Kepenuhan Hulu– Langkah preventif dan antisipatif dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Muara Jaya, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab Kades Setiyono bersama perangkat desa, dalam melakukan antisipasi terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue, atau yang lebih dikenal DBD, lewat penyebaran jentik nyamuk Aides aigepty.

Tak menunggu waktu lama, Pemdes Muara Jaya langsung melakukan kegiatan fogging (pengasapan), guna memutus mata rantai penyebaran jentik nyamuk yang dapat menyebabkan penurunan imunitas tubuh, sehingga berdampak besar terhadap kematian.

Beberapa titik atau spot yang dianggap rawan terjangkiti jentik nyamuk Aides aigepty, meliputi permukiman warga, lingkungan sekolah, pekarangan rumah, serta area publik yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk menjadi perhatian serius Pemdes Muara Jaya, di bawah instruksi Kades Setiyono.

Saat dikonfirmasi di sela kegiatan nya, Jumat (23/01/2026), Kades Setiyono menyampaikan bahwa kegiatan fogging dilakukan secara bertahap pada spot yang telah ditentukan di wilayah Desa Muara Jaya. Guna mencapai efektivitas kegiatan, fogging sengaja dilakukan pada sore hari, dengan segala pertimbangan.

“Sore hari ini kita melaksanakan fogging di lingkungan Dusun 02, RW 04, tepatnya di RT 010, 011, dan 012. Tujuan nya untuk membunuh nyamuk dewasa pembawa virus Dengue,” ucap kades. Tak hanya itu, pria paruh baya ini juga menghimbau seluruh warga Desa Muara Jaya agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta menjalankan gerakan 3M plus.

Adapun gerakan dimaksud, terang Kades Muara Jaya, yakni menguras tempat penampungan air, menutup erat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, ditambah beberapa langkah pencegahan lainnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Desa Muara Jaya, Bagong Subandi sependapat dengan ucapan sang kades. Dirinya menekankan peran serta warga desa sangat diperlukan, tak cukup hanya sebatas dilakukan kegiatan fogging, yang dinilai hanya langkah darurat atau mendesak.

“Selain fogging, warga wajib melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M plus,” ungkap Bagong Subandi. Lebih lanjut, terciptanya kebersihan lingkungan secara mandiri adalah kunci utama pencegahan DBD.

Kegiatan fogging ini sendri tercatat melibatkan banyak pihak, mulai dari perangkat Desa Muara Jaya, petugas puskesmas setempat atau Dinas Kesehatan Rokan Hulu, serta dukungan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Pemdes Muara Jaya berharap dapat lebih meningkatkan kesadaran warga, agar bersama – sama mencegah penyebaran penyakit DBD di wilayah desa melalui berbagai langkah antisipatif yang dilakukan. Semua sependapat, fogging hanya dilakukan bilamana dalam keadaan darurat, namun kepedulian dan peran aktif warga sangat diperlukan guna menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.*(Diki Andi)

Sumber:indonesiaclik. com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *