Sejagatnews.com | Ambon, 6 Agustus 2025 — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku, Agoes Soenanto Prasetyo, S.H., M.H., bersama jajarannya mengikuti Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Semester I Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2025 secara virtual dari Ambon, Selasa (5/8/2025).
Rapat yang dibuka langsung oleh Jaksa Agung ST. Burhanudin itu bertujuan menilai realisasi program dan anggaran pada semester pertama tahun ini. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 128 Tahun 2025 dan Pedoman Nomor 4 Tahun 2024 tentang SAKIP.
Dalam arahannya, Jaksa Agung menekankan pentingnya rapat evaluasi sebagai sarana untuk mengukur capaian kinerja, mengidentifikasi kendala, dan menetapkan langkah strategis ke depan.
“Ini bukan sekadar kegiatan rutin, tapi momen reflektif bagi seluruh jajaran Kejaksaan,” ujar Burhanudin.
Ia juga menyampaikan bahwa Kejaksaan masih menjadi lembaga hukum paling dipercaya publik dengan tingkat kepercayaan mencapai 76%. Meski begitu, ia menyoroti perlunya peningkatan realisasi kinerja dan anggaran. Pada Semester I, tercatat realisasi anggaran sebesar 35,65% dan capaian kinerja 43,43%.
Kejaksaan juga berhasil mempertahankan opini WTP dari BPK selama delapan tahun berturut-turut, sebagai bukti integritas dan transparansi pengelolaan keuangan.
Sembilan Fokus Strategis Semester II
Jaksa Agung menyampaikan sembilan sasaran strategis yang menjadi acuan kerja Kejaksaan pada Semester II 2025, termasuk penguatan supremasi hukum, transformasi sistem penegakan hukum, peningkatan pelayanan publik, dan pemulihan aset negara.
Selain itu, arahan spesifik juga disampaikan kepada masing-masing bidang, mulai dari Pembinaan, Intelijen, Pidum, Pidsus, Datun, Militer, hingga Pengawasan dan Badan Diklat.
“Jangan rusak marwah Kejaksaan. Kita bukan sekadar individu, kita adalah institusi,” tegas Jaksa Agung menutup arahannya.
Partisipasi Kejati Maluku
Selain Kajati dan Wakajati Maluku Abdullah Noer Deny, S.H., M.H., rapat juga diikuti oleh para Koordinator, pegawai, serta Kajari dan Kacabjari se-Maluku dari wilayah masing-masing. Sementara beberapa Asisten Kejati Maluku mengikuti rapat langsung di Jakarta.
*Redaksi
