SejagatNewscom (Rohul) Bonai Darussalam — Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, kini menjadi sorotan dengan pembangunan masjid terapung yang digagas oleh Zulfahrianto, SE, putra asli Desa Sontang dan Ketua DPD APDESI Provinsi Riau. Masjid terapung ini diproyeksikan menjadi pusat dakwah dan wisata religi yang tidak hanya melayani umat Muslim di Rohul, tetapi juga menjadi ikon Provinsi Riau.
Dilansir dari Riaupunya.com,
Ketua DPD Apdesi Provinsi Riau Zulfahrianto, SE menyatakan bahwa pembangunan masjid terapung yang berada di pinggiran Sungai Rokan ini masih dalam proses pengerjaan dan ditargetkan selesai pada Ramadhan tahun depan. Saat ini, pekerja sedang melakukan pemasangan bagian atap masjid. “Sedang dikejar pengerjaan nya, Insya Allah mulai dapat dipergunakan Ramadhan tahun depan untuk segala aktivitas dan kegiatan umat,” ujarnya.
Pembangunan masjid terapung ini menghabiskan biaya sekitar Rp 15 miliar, yang seluruhnya berasal dari swadaya tanpa melibatkan pihak pemerintah atau swasta. Zulfahrianto menyebutkan bahwa lahan seluas 9 hektare yang digunakan untuk pembangunan masjid terapung ini dihibahkan.
Masjid terapung ini diharapkan menjadi pusat dakwah bagi umat Muslim dan sarana wisata religi bagi masyarakat. Zulfahrianto menekankan bahwa konsep masjid terapung ini selaras dengan karakteristik Rokan Hulu sebagai “negeri seribu suluk” tanpa menghilangkan unsur modernisasi dan kearifan lokal.
Selain sebagai pusat ibadah dan kajian Islam, masjid terapung ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM). Dengan ramainya pengunjung yang menikmati wisata religi, Zulfahrianto, SE berharap dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat di bidang UMKM*(Diki Andi)
