Sejagatnews.com | Piru, 26 Mei 2025 – Komitmen Kejaksaan Negeri (Kejari) Seram Bagian Barat (SBB) dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel kembali mendapat pengakuan. Kejari SBB resmi diusulkan sebagai salah satu Satuan Kerja (Satker) yang akan mengikuti penilaian menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2025 oleh Tim Penilai Internal (TPI) Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Pengusulan ini menjadi bentuk apresiasi atas berbagai inovasi, peningkatan kinerja, serta dedikasi tinggi Kejari SBB dalam membangun zona integritas. Kejari SBB dinilai telah memenuhi indikator awal sebagai syarat utama pengusulan, antara lain peningkatan kualitas pelayanan publik, transparansi, efisiensi, serta penguatan akuntabilitas kinerja.
Plt Kepala Kejaksaan Negeri SBB, Bambang Heripurwanto, S.H., M.H, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh TPI Kejagung RI. “Ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran Kejari SBB dalam membangun budaya kerja yang profesional dan bersih. Tentu saja hal ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan integritas institusi,” ujarnya.
Pembangunan zona integritas di lingkungan Kejari SBB telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Dimulai dari reformasi birokrasi internal, digitalisasi pelayanan, hingga pelibatan aktif masyarakat dalam pengawasan kinerja. Berbagai inovasi juga telah diimplementasikan, seperti pelayanan tilang cepat, ruang konsultasi hukum gratis, serta edukasi hukum kepada masyarakat.
Plt Kajari SBB menambahkan, tahapan berikutnya adalah proses penilaian yang ketat dan menyeluruh, mencakup enam area perubahan: manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam proses ini, Kejari SBB akan melalui evaluasi administratif dan implementatif, dengan pembuktian komitmen melalui data dukung, testimoni masyarakat, hingga tinjauan lapangan. Menurutnya, keberhasilan meraih predikat WBK bukan hanya prestasi lembaga, tetapi juga bukti nyata dukungan terhadap agenda reformasi birokrasi nasional.
Kejari SBB berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, instansi pemerintah daerah, serta mitra kerja strategis dalam menyukseskan program zona integritas ini. “Keberhasilan meraih WBK bukan semata karena kinerja internal, tapi juga sinergi dengan berbagai pihak dalam menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel,” tutur Bambang.
Dengan diusulkannya Kejari SBB sebagai calon Satker WBK tahun 2025, diharapkan hal ini menjadi semangat baru untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pelayanan, dan membangun kepercayaan publik.
Mese…mese…mese… Kejari SBB, Pasti WBK!
(Kasi Intel Kejari Seram Bagian Barat – Gunanda Rizal, S.H., M.Kn)
