SejagatNews.com (Riau) Pekanbaru–Memperingati Hari Anak Nasional 2026, Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menegaskan, komitmennya untuk mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas dan melek digital.
Sepanjang semester pertama 2026, anak usaha PTPN IV PalmCo itu telah menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sektor pendidikan senilai Rp264 juta.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, kami ingin turut andil dalam memperkuat fondasi pendidikan di sekitar wilayah operasional,” kata Bambang Budi Santoso dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Rabu (23/7/2026).
Menurut Bambang, bantuan Rp264 juta itu tidak disalurkan seragam. Pihaknya menyesuaikan dengan kebutuhan riil sekolah.
Bentuknya beragam, mulai dari rehabilitasi gedung dan ruang kelas, penyediaan mobiler, penguatan fasilitas sanitasi, hingga bantuan perangkat komputer jinjing/laptop.
Sepanjang Januari-Juni 2026, program TJSL pendidikan PTPN IV Regional III telah menjangkau 10 institusi pendidikan. Sasarannya mulai dari sekolah umum, pesantren, hingga yayasan panti asuhan.
“Kami percaya peningkatan kualitas pendidikan butuh dukungan fasilitas yang memadai. Bantuan yang disalurkan dirancang menjawab kebutuhan sekolah, baik dari sisi infrastruktur maupun sarana penunjang pembelajaran,” jelasnya.
Komitmen itu tidak berhenti di sini. Bambang Budi Santoso menyebut, pada semester kedua 2026 perusahaan akan kembali menggulirkan program penguatan literasi digital.
Program andalan itu berupa penyaluran puluhan unit komputer lengkap dengan ke puluhan sekolah di sekitar wilayah operasional.
Program ini sudah berjalan 5 tahun terakhir secara berkesinambungan.
“Transformasi digital juga harus dirasakan oleh anak-anak di sekitar wilayah operasional kami. Melalui penyediaan komputer dan akses internet, kami berharap para siswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, mengenal teknologi, dan meningkatkan kompetensinya sejak dini,” ujarnya.
Ia menilai, literasi digital adalah kompetensi wajib bagi generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Karena itu dukungan tidak hanya fokus pada fisik, tapi juga pembelajaran berbasis teknologi.
Di momentum Hari Anak Nasional, Bambang menegaskan filosofi perusahaan.
“Keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian bisnis, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Investasi terbaik adalah investasi pada manusia. Ketika anak-anak memperoleh pendidikan yang baik, maka mereka akan tumbuh menjadi generasi yang membawa kemajuan bagi bangsa,” pungkasnya.*(Diki Andi)
Sumber:Riaupos.co
