Sejagatnews.com (Rohul) Rambah Samo– Musim kemarau 2026 belum datang, tapi Polsek Rambah Samo bersama Pemdes Desa Lubuk Bilang sudah siaga yakni, apel kesiagaan Karhutla tahun 2026.
Kegiatan apel kesiagaan Karhutla tersebut pada Senin, (15/6/2026) pukul 08.00 WIB, dihalaman Kantor Desa Lubuk Bilang, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berubah jadi barisan kesiapsiagaan. Kapolsek Rambah Samo IPDA Sarlose Mesra, SH pimpin langsung Apel Antisipasi Karhutla.
Hadir pada kegiatan tersebut, TNI-Polri, Pemdes Rambah Samo, MPA, perusahaan, RT/RW, tokoh masyarakat, sampai pelajar SD Negeri 017 Rambah Samo. Anak-anak pakai seragam putih-merah jadi saksi komitmen orang dewasa jaga hutan mereka.
Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra, SIK, M.Si melalui Kapolsek Rambah Samo IPDA Sarlose Mesra, SH menyampaikan amanat dengan apresiasi. Desa Lubuk Bilang dinilai cepat gerak merespons arahan pimpinan.
“Apel ini langkah awal penting bangun sinergi hadapi kemarau 2026. Kita targetkan zero titik api di Desa Lubuk Bilang. Nggak ada bakar-bakaran,” tegasnya.
Pesan keras juga disampaikan. Buka lahan pakai api sama dengan urusan hukum.
“Kami dari Polsek Rambah Samo berkomitmen menindak tegas siapa saja yang terbukti bakar hutan dan lahan sesuai UU berlaku,” ujarnya.
Langkah konkret langsung jalan. Maklumat Kapolda Riau tentang larangan bakar lahan diserahkan ke Kades Lubuk Bilang, Ketua BPD, dan tokoh masyarakat buat disosialisasikan. Spanduk “DILARANG KERAS BAKAR LAHAN” juga didorong dipasang di titik strategis.
Apel ditutup dengan program Green Policing. Simbol kepedulian Polsek Rambah Samo pada kelestarian lingkungan, bukan cuma jaga keamanan.
Dari apel 1 jam ini, Polsek Rambah Samo kirim pesan, cegah karhutla itu kerja bareng. Dari pelajar SD sampai perusahaan, semua punya peran.
Kegiatan berlangsung penuh dengan rasa syukur dan selesai pukul 09.00 WIB, aman, tertib, kondusif.*(Diki Andi)
Sumber:puganews.com
