Pekanbaru, 12 Juli 2025 — BAZNAS Provinsi Riau kembali menegaskan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu, kali ini melalui program unggulan Riau Sehat. Sebanyak 17 pasien dhuafa yang mengalami gangguan pendengaran kini mendapatkan kesempatan emas untuk menjalani operasi gendang telinga di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.
Tak hanya menjadi solusi bagi penderita yang selama ini harus menunggu antrean panjang, program ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi strategis antara BAZNAS Riau dan RSUD Arifin Achmad dalam mengakselerasi layanan kesehatan bagi peserta BPJS dari kalangan tidak mampu.
Melalui dukungan dana sebesar Rp65 juta, BAZNAS Riau membiayai kebutuhan akomodasi bagi tujuh dokter spesialis THT yang didatangkan untuk mempercepat proses tindakan medis. Kehadiran para dokter ini diharapkan mampu memangkas waktu tunggu operasi yang sebelumnya bisa memakan waktu berbulan-bulan karena keterbatasan tenaga medis.
“Kami ingin para pasien dhuafa ini kembali bisa mendengar dengan baik dan menjalani hidup lebih produktif, tanpa lagi bergantung pada alat bantu dengar,” ujar Jamaluddin, S.Ag., M.Sy., Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Riau, saat menghadiri kegiatan tersebut.
Langkah BAZNAS ini sejalan dengan visi besar untuk menghadirkan manfaat zakat secara langsung dan berdampak nyata. Tidak sekadar memberikan bantuan finansial, namun juga memastikan para mustahik memperoleh hak dasar mereka, termasuk akses terhadap layanan kesehatan yang layak.
Program Riau Sehat terus didorong sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Provinsi Riau mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung dan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, agar kebermanfaatannya bisa dirasakan lebih luas. *Redaksi
