SejagatNews.com (Rohul) Rokan IV Koto– Komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya dengan memperkuat ekosistem pertanian yang berkelanjutan melalui pendampingan dan pemantauan intensif terhadap perkembangan tanaman jagung milik petani di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rohul.
Bhabinkamtibmas Polsek Rokan IV Koto, AIPDA Khairil Asri bersama Pemerintah Desa turun langsung ke lahan pertanian untuk mengecek kondisi tanaman jagung pipil jenis Hibrida. Kegiatan tersebut meliputi pengamatan pertumbuhan tanaman, pengukuran tinggi tanaman, serta pemantauan kondisi lahan guna memastikan proses budidaya berjalan optimal. Pada
Rabu (30/6/2026) pukul 10.20 WIB, Di Desa Koto Ruang Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rohul.
Bersama perangkat Desa, Bhabinkamtibmas AIPDA Khairil Asri melakukan pengecekan intensif terhadap tanaman jagung pipil jenis hibrida. Mulai dari mengukur tinggi tanaman, melihat kondisi daun, hingga memastikan lahan tidak terganggu musim hujan.
Hasilnya menggembirakan. Jagung yang ditanam 6 Mei 2026 atau berumur 56 hari itu tumbuh subur. Tinggi rata-rata sudah mencapai 150 cm dengan kondisi sehat.
Kapolsek Rokan IV Koto, IPTU Dodi Ripo Saputra, SH., MH mengatakan, mengapresiasi langkah anggotanya.
“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan pendampingan kepada petani agar proses budidaya dapat berjalan dengan baik,” ujar IPTU Dodi Ripo Saputra, SH, MH.
Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat adalah kunci mewujudkan ekosistem pertanian berkelanjutan dan swasembada pangan nasional.
Bhabinkamtibmas Polsek Rokan IV Koto AIPDA Khairil Asri sendiri mengaku kehadirannya di ladang juga untuk mempererat komunikasi.
“Lewat pendampingan langsung, kita bisa tahu lebih awal kendala di lapangan. Sehingga bisa dicarikan solusi bareng-bareng demi meningkatkan produktivitas,” ujarnya.
Kegiatan pendampingan ini menjadi bukti Polri hadir secara humanis, responsif, dan memberi manfaat nyata. Diharapkan produktivitas jagung terus naik sehingga mampu menopang ketahanan pangan daerah.
Selama kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.*(Diki Andi)
Sumber: Humaspolri.go.id
