SejagatNews.com | PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan telah menjawab seluruh pertanyaan dan catatan fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Pekanbaru, Senin (13/4/2026).
Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, didampingi dua wakil ketua lainnya yakni Andry Saputra dan Dikky Suryadi. Turut hadir anggota DPRD lainnya serta dari pihak eksekutif hadir Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD)
Usai rapat, Markarius menyampaikan bahwa sejumlah isu strategis menjadi perhatian utama fraksi-fraksi DPRD. Mulai dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembangunan infrastruktur, kesejahteraan rakyat (Kesra), pendidikan hingga sektor kesehatan sosial.

Ada beberapa hal yang fokus ditanyakan fraksi-fraksi. Mulai dari PAD, infrastruktur, bidang Kesra, pendidikan, dan kesehatan sosial. Itu yang banyak ditanyakan dan sudah kita jawab satu per satu,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Pemko Pekanbaru mencatat realisasi PAD tahun 2025 mencapai Rp1,3 triliun. Angka tersebut berasal dari pajak daerah sebesar Rp1,182 triliun, ditambah retribusi serta pendapatan daerah lainnya yang sah..
Tak hanya itu, Pemko juga mengklaim berhasil mencatat surplus anggaran lebih dari Rp200 miliar. Jika ditambah efisiensi belanja proyek dan sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA), total surplus mencapai Rp255 miliar.

“Mudah-mudahan ini menjadi peningkatan yang luar biasa, sehingga kita ada surplus lebih dari Rp200 miliar. Bahkan dengan efisiensi anggaran pekerjaan proyek juga terdapat surplus dengan SiLPA, jadi totalnya Rp255 miliar,” terang Markarius.
