Sejagatnews.com (Rohul) Pasir Pengaraian– Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian terus berupaya menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif melalui pendekatan komunikasi yang humanis. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sambung rasa bersama warga binaan yang dilaksanakan usai kegiatan senam pagi dilingkungan Lapas, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan ini digelar usai senam pagi di lapangan Lapas. Nggak ada jarak antara petugas dan warga binaan. Efendi didampingi Ka.KPLP Veazanol Kosuma, pejabat struktural, dan komandan jaga, turun langsung berdialog.
Diunggah dari akun facebook Lembaga pemasyarakatan Pasirpangaraian, Ka.KPLP Veazanol Kosuma buka arahan dengan pengingat keras, keamanan dan ketertiban harga mati selama pembinaan.
“Jaga Kamtib. Jangan ada pelanggaran yang menghambat proses kalian jadi lebih baik,” tegasnya.
Giliran Kalapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Efendi Parlindungan Purba yang menguatkan. Beliau tak bicara dari podium, tapi dari hati ke hati.
“Kunci Lapas yang aman ada di komitmen kita bersama. Bebas narkoba, bebas penipuan. Itu bagian dari 15 Program Aksi Kemenimipas yang harus kita wujudkan,” ujar Kalapas.
Pesan beliau sederhana tapi dalam, perubahan dimulai dari diri sendiri. Jauhi pelanggaran, sekecil apapun. Karena yang dirugikan diri sendiri dan keluarga.
Di akhir sambung rasa, Efendi juga ingatkan warga binaan manfaatkan Wartelsuspas. Sarana komunikasi resmi dengan keluarga itu, katanya, bukan cuma hak. Tapi jembatan untuk perkuat hubungan dan jaga Lapas tetap tertib.
“Kalau komunikasi lancar lewat jalur resmi, insyaAllah Kamtib terjaga. Keluarga tenang, pembinaan jalan,” tambah Efendi.
Lewat sambung rasa usai senam ini, Lapas Pasir Pangaraian mau buktikan, pembinaan itu nggak cuma pagar tinggi. Tapi juga komunikasi yang hidup. Dengan begitu, kesadaran warga binaan tumbuh, dan pemasyarakatan yang lebih baik jadi nyata.*(Diki Andi)
