SejagatNews.com (Rohul) Pasir Pengaraian– Polres Rokan Hulu menggelar apel launching pemasangan tanjak bagi 614 personel Polri dan PNS pria, serta pemasangan selempang bagi Polwan dan PNS wanita, pada Jumat pagi (20/2/2026).
Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Polres Rokan Hulu dan dipimpin langsung Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si.
Tanjak Unak Serantau yang diluncurkan merupakan tanjak khas Kabupaten Rokan Hulu, memiliki filosofi persatuan, kebersamaan, dan keselarasan dalam kehidupan bermasyarakat. Bentuk dan lipatan tanjak ini melambangkan satu tujuan dan satu ikatan, mencerminkan semangat masyarakat Rokan Hulu yang hidup berdampingan dalam keberagaman namun tetap berpegang teguh pada adat istiadat Melayu.
Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Polres Rokan Hulu dan dipimpin langsung Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si dan dihadiri Wakapolres Rokan Hulu Kompol I Made Juni Artawan, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rokan Hulu H. Elfiskar, M.Si, Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Rokan Hulu Datuk Seri Drs. H. Yusmar Gelar Sutan Sulembang Rokan, serta sejumlah pejabat utama dan personel Polres Rokan Hulu.
Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Rokan Hulu Datuk Seri Drs. H. Yusmar Gelar Sutan Sulembang Rokan dalam kesempatan ini menjelaskan, tanjak yang diluncurkan dalam kegiatan tersebut adalah tanjak Unak Serantau, yang merupakan tanjak khas Kabupaten Rokan Hulu. Tanjak Unak Serantau memiliki filosofi persatuan, kebersamaan, dan keselarasan dalam kehidupan bermasyarakat.
Bentuk dan lipatan tanjak ini melambangkan satu tujuan dan satu ikatan, mencerminkan semangat masyarakat Rokan Hulu yang hidup berdampingan dalam keberagaman namun tetap berpegang teguh pada adat istiadat Melayu.
Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si menyampaikan bahwa tanjak bukan sekadar penutup kepala, melainkan simbol kehormatan, martabat, dan jati diri masyarakat Melayu. “Tanjak mencerminkan wibawa dan kedudukan terhormat pemakainya. Dalam budaya Melayu dikenal ungkapan, tak Melayu kalau tak bertanjak,” ujar Kapolres.
Penggunaan tanjak oleh anggota Polri diharapkan menjadi pengingat untuk selalu menjaga kesopanan, etika, dan tutur kata yang santun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selempang yang dikenakan Polwan dan PNS wanita Polri menjadi simbol penghormatan, identitas budaya, serta komitmen dalam melestarikan nilai-nilai adat Melayu yang diwariskan secara turun-temurun.
Kegiatan launching ini merupakan program Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Hery Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum, yang dilaksanakan serentak seluruh Polda Riau dan Polres jajaran Se-Provinsi Riau sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjunjung tinggi kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya Melayu dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Penggunaan tanjak Unak Serantau ini akan menjadi identitas rutin bagi personel Polres Rokan Hulu dan wajib dikenakan setiap hari Jumat sebagai bentuk pelestarian budaya serta implementasi nilai-nilai adat dalam kehidupan kedinasan.
Terpantau kegiatan apel launching berlangsung khidmat dan tertib. Selamat kegiatan berlangsung, situasi terdapat aman dan kondusif.*(Diki Andi)
Sumber: Humas Polres Rohul
