SejagatNews.com (Rohul) Pasir Pengaraian– Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas terus ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pengaraian.
Lapas menerima kunjungan Tim Hakim Pengawas dan Pengamat (KIMWASMAT) dari Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian pada Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas KIMWASMAT dalam melakukan pengawasan dan pengamatan terhadap pelaksanaan putusan pengadilan di Lapas, berdasarkan penugasan Ketua PN Pasir Pengaraian.
Setibanya di Lapas, Tim KIMWASMAT langsung melakukan 3 agenda utama:
1. Koordinasi dengan jajaran pimpinan dan petugas Lapas
2. Penelaahan dokumen terkait pelaksanaan putusan pengadilan dan data warga binaan
3. Dialog langsung dengan sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan untuk menyerap informasi
Langkah ini dilakukan guna memastikan proses pembinaan dan pelaksanaan putusan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Diunggah dari akun facebook Lembaga pemasyarakatan Pasirpangaraian, Kalapas Kelas IIB Pasir Pangaraian, Efendi Parlindungan Purba, SH menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.
“Kami menyambut baik kunjungan Tim Hakim Pengawas dan Pengamat dari Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian sebagai bagian dari sinergi antar aparat penegak hukum. Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan tugas pengawasan dan pengamatan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Efendi Parlindungan Purba, SH.
Ia menambahkan, dukungan ini merupakan upaya mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang akuntabel, transparan, dan sesuai peraturan.
Melalui kegiatan KIMWASMAT ini, diharapkan koordinasi dan sinergi antara Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian dengan Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian dapat terus terjalin erat.
Selain sebagai sarana pengawasan, kegiatan ini juga menjadi jembatan komunikasi antara Tim Hakim dengan Warga Binaan untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai pelaksanaan putusan di Lapas. Dengan begitu, sistem peradilan pidana khususnya pada tahap eksekusi dapat berjalan lebih optimal.*(Diki Andi)
