Sejagatnews.com, (Riau) Pekanbaru – PTPN IV PalmCo mendorong Universitas Riau melahirkan SDM unggul yang adaptif dan siap menghadapi disrupsi industri.
Dorongan itu disampaikan Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso dalam forum “Transformasi Sarjana ke Talenta melalui Student Journey ASRI” di Unri, Kamis (18/5/2026). Hadir Rektor Unri Prof. Dr. Sri Indarti dan ratusan Kaprodi dari seluruh fakultas.
Bambang menyebut wajah kerja di BUMN, khususnya PTPN IV PalmCo, sudah berubah total. Arus digitalisasi, disrupsi teknologi, persaingan global, dan tuntutan keberlanjutan memaksa perusahaan beradaptasi cepat.
“BUMN hari ini butuh talenta yang tidak hanya cerdas akademik. Mereka harus punya learning agility, cepat beradaptasi, dan mampu kerja kolaboratif di tengah perubahan yang sangat cepat,” kata alumni Fakultas Ekonomi Unri angkatan 1993 itu.
Ia mencontohkan transformasi operasional di PTPN IV PalmCo yang kini berbasis data real-time. Dari kebun, panen, transportasi, sampai pabrik diawasi lewat geospasial, AI, IoT, dan dashboard digital terintegrasi.
“Perkebunan modern sudah masuk era precision agriculture Butuh SDM yang paham teknologi dan berpikir adaptif,” ujarnya.
Selain penguasaan teknis, Bambang menekankan karakter sebagai fondasi. Rekrutmen BUMN kini menilai integritas, etika kerja, dan kemampuan problem solving lewat budaya AKHLAK, bukan cuma IPK dan sertifikat.
“Attitude adalah fondasi, hard skill jadi akselerator. Keduanya harus jalan beriringan,” tegasnya.
Ke depan, kompetensi yang dibutuhkan meliputi data analytics, digital mindset, sustainability, green energy, AI, dan otomasi. Bambang juga memperkenalkan konsep EntrePlanters untuk mengubah pola pikir pekerja kebun agar punya mental entrepreneur, inovasi, efisiensi, dan ownership mindset
Kepala UPA PKK Unri Julita SE MSi Ak CA menjelaskan Student Journey ASRI dirancang sebagai sistem terintegrasi untuk memetakan keterampilan, pengalaman organisasi, kepemimpinan, dan portofolio mahasiswa agar selaras dengan kebutuhan industri.
Rektor Unri Prof. Sri Indarti menyebut program ini langkah strategis mencetak lulusan yang adaptif dan kompetitif di era digital. Ia juga mengapresiasi Bambang yang mau berbagi pengalaman ke almamaternya.
“Beliau adalah alumni Unri yang patut jadi teladan. Perjalanan karier sampai jadi Region Head PTPN IV Regional III membuktikan lulusan Unri mampu bersaing di tingkat nasional,” kata Sri.
Ia berharap sinergi kampus dan industri terus diperkuat agar lulusan Unri tidak hanya unggul akademik, tapi juga siap menghadapi transformasi global.*(Diki Andi)
Sumber: antaranews.com
